Targeting & Positioning


Targeting
Target pemirsa termasuk hal penting yang harus didefinisikan di awal pembuatan suatu program. Mereka harus diproyeksikan sebagai captive market yang bisa menangkap, merasakan dan mencerna program yang dibuat. Data tentang potensial index pemirsa dan juga availibity pemirsa bisa dipakai untuk memberi gambaran target pemirsa apa yang dominan di masing-masing slot yang ada.

Target audience:
Memilih satu/beberapa segmen audience untuk kegiatan pemasaran & iklan, disebut juga selecting karena audience diseleksi. Seleksi audience sesuai sasaran & kriteria tertentu.

Dengan memilih target audience maka kita akan mengetahui “siapa targetnya”, dengan demikian kita akan mengetahui dampak/hasilnya apakah mau menerima atau menolak informasi tersebut.


POSITIONING
Menurut (Ries & Trout, 1986), “Positioning bukan yang anda lakukan terhadap produk, tetapi sesuatu yang anda lakukan terhadap otak calon pelanggan”
Positioning bukanlah strategi produk tetapi strategi komunikasi. Ia berhubungan erat dengan bagaimana konsumen menempatkan produk anda didalam otaknya sehingga konsumen memiliki penilaian tertentu.

Positioning media adalah strategi komunikasi yang berhubungan dengan bagaimana khalayak menempatkan mediapenyiaran didalam otaknya. Positioning menjadi penting bagi stasiun televisi karena tingkat persaingan yang sangat tinggi.

Pernyataan positioning harus bisa mewakili citra atau persepsi yang akan dicetak dalam benak khalayak audience.

Pernyataan positioning berupa kata-kata yang diolah dalam bentuk rangkaian kalimat yang menarik. Kata-kata itu adalah atribut yang menunjukan segi-segi keunggulan suatu stasiun televisi terhadap pesaingnya.

Pernyataan positioning selain membuat atribut yang penting bagi audience juga harus dinyatakan dengan mudah, enak didengar dan harus dapat dipercaya.

0 komentar: