SEGMENTASI, TARGETING, POSITIONING


3 strategi merebut audience:
  1. Segmentasi (memahami struktur audience). Bagaimana mengelompokan/memilih penonton. Kelompok anak-anak, dewasa, kalangan bawah dll.
  2. Targeting. Bagaimana memilih /menyeleksi/ menjangkau penonton.
  3. Positioning.  Bagaimana memasuki pikiran auience. Diperlukan bila terjadi persaingan antar media sudah tinggi.
Ketiganya sangat berkaitan erat dengan isi siaran televisi. Secara umum siaran televisi akan dilatarbelakangi oleh keadaan negara masing-masing. Secara universal penyelenggaraan siaran televisi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Mampu memberi informasi (informatif)
  2. Mampu mendidik (edukatif)
  3. Mampu memengaruhi (persuasif)
  4. Mampu menghibur (entertaining)
  5. Mampu menakuti penonton
1). Mampu memberi informasi adalah dapat memberi petunjuk , pemecahan masalah atau menambah wawasan. Paling tidak dapat memberi penjelasan secara mudah dan dapat dimengerti masyarakat umum. Dengan demikian secara tidak langsung  2) Dapat mendidik penonton untuk dapat berbuat yang benar, tidak terkecoh oleh kata-kata atau adegan yang memutarbalikkan fakta. Isi siaran sejauh mungkin juga dapat  3)Memengaruhi dan mengajak penonton untuk mengambil contoh-contoh dari acara yang baik, atau paling tidak penonton dapat mempertimbangkan hal-hal positif apa yang harus dilakukan, seperti yang baru saja dilihat dalam sebuah acara televisi.
Jika sekiranya dalam acara itu mengandung hal-hal negatif-karena barangkali keadaan sebenarnya seperti itu-maka bagian acara bisa menyampaikan pendangan-pandangan yang bisa memberi kesejukan hati secara tidak langsung. Ada persuasi Program siaran dapat ditonton siapa saja, tua muda, lelaki dan perempuan, dewasa dan anak-anak, terpelajar maupun bukan. Karena itu isi siaran juga bisa dijadikan acara yang  4)Menghibur. Karena itu sebaiknya penonton jangan dibuat  5)Takut, apalagi sampai menjadi traumatis.

Selain mencakup jenis siaran pola siaran juga memuat persentase dari masing-masing jenis itu. Persentase itu bisa didasarkan pada program siaran misalnya: hiburan, pendidikan, informasi. Atau berdasar kelompok usia, anak-anak, dewasa, remaja, keluarga dan umum.

Pola siaran selalu dijadikan awal atau dasar dalam menyusun program siaran. Pola siaran merupakan mata acara yang memuat penggolongan, kelompok hari, waktu dan frekuensi siaran setiap mata acara dalam suatu periode tertentu, dan dijadikan panduan dalam penyelenggaraan siaran.
Dilihat dari penggolongan penyelenggaraan siaran televisi, penyelenggaraan siaran itu terdiri dari lima kategori, yakni:
  1. Televisi yang berazaskan siaran umum
  2. Televisi yang berazaskan siaran pendidikan
  3.  Televisi bukan siaran
  4. Televisi kabel
  5. Televisi pemberitaan

2 komentar:

  1. Great post. I used to be checking continuously this
    blog and I am impressed! Extremely useful information specifically
    the remaining part :) I care for such information much.
    I was seeking this certain information for a very long time.

    Thank you and good luck.

    My blog - bmi chart female

    BalasHapus